Rabu, 21 September 2011

PROPOSAL KEGIATAN CAMPING PENDIDIKAN DASAR ( CPD ) SMK SUNAN DRAJAT.





Di susun oleh :
INDRA SETIAWAN



SMK SUNANDRAJAT
BANJARANYAR PACIRAN LAMONGAN
TAHUN PELAJARAN 2011 / 2012
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pendidikan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka merupakan pendidikan non formal yang dilakukan dalam bentuk kegiatan yang menarik di kalangan anak dan pemuda, yang pada hakekatnya merupakan kegiatan dari mereka dan di pimpin sendiri oleh mereka, dengan pengawasan dan tanggung jawab orang dewasa atau para Pembina Pramuka.
Tugas Pembina mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dibuat, dilaksanakan dengan banyak praktek, dan disesuaikan dengan perkembangan rohani dan jasmani anak dan pemuda sehingga tidak membosankan.
Dan juga bahwa akhir-akhir ini kegiatan pramuka di gugus depan cenderung membosankan dan banyak kegiatan yang di laksanakan dengan metoda Class room, hal itu sangat tidak sesuai dengan Scout Spirit yang di bawa oleh Baden Powell.
Sehubungan dengan itu maka Khawatir Gugus Depan bermaksud mengadakan Kegiatan Camping Pendidikan Dasar ( CPD ).
2. Dasar pemikiran
a. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
b. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka
c. Program Kerja Kwartir Cabang Kota Lamongan
d. Rapat Pengurus Penggalang Tanggal 12 SERTEMBER 2011
3. Maksud Dan tujuan
a. Memberikan pengalaman kegiatan kepada peserta didik di tingkat Gugus Depan
b. Merealisasikan Program Gugus Depan

c. Mengevaluasi hasil kegiatan Pramuka di Gugus Depan
4. Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah menggairahkan kembali kegiatan Pramuka di Gugus Depan menjadikan para siswa agar lebih mandiri dan mengenal alam bebas.
B. KHUSUS
1. Nama Kegiatan
Nama Kegiatan ini adalah ” Camping Pendidikan Dasar ” disingkat CPD , Gugus Depan
2. Tema
”Sosialisasi Lingkungan hidup dalam gerakan Pramuka”
3. Motto:
“ rajin pangkal pandai”
4. Waktu dan Tempat
Hari : jum’at
Tanggal : 23 –  sertember  – 2011
Tempat : lapangan BABRIK DS DRAJAT RACIRAN LAMONGAN

5. Bentuk Kegiatan
Kegiatan yang dikemas dalam Acara ini adalah siswa akan lebih mengenal alam secara langsung. Disamping itu kegiatan ini lebih dititik beratkan kepada kemandirian siswa.
6. Peserta
Peserta adalah seluruh anggota Penggalang yang berdomisili di Gugus Depan sekolah SMK SUNAN DRAJAT. Syarat peserta kegiatan tersebut adalah:
a.       Menyerahkan surat izin dari Orang Tua
b.      Membawa perlengkapan kebutuhan masing-masing
c.       Mau mentaati tata tertib kegiatan

7. Penyelenggara
Pelindung dan Penasehat : Mabigus
( ……………….. )
Penanggung Jawab : Pembina Gugus Depan
( ……………….. )
Ketua Pelaksana :
( ………………….)
Bendahara :
( ………………… )
Giat Bidang :
1. Giat Bidang I
( ……………….. )
2. Giat Bidang I
( ……………….. )
3. Giat Bidang I
( ……………….. )
4. Giat Bidang I
( ……………….. )

8. Jadwal Acara
07.00-08.00       Persiapan dan pengecekan barang
08.00-09.00       Berangkat menuju lokasi
09.00-10.00       Pendirian tenda
10.00-11.00       Pengujian SKU
11.00-12.00       Pembuatan DU
12.00-13.00       Soliskan
13.00-15.00       Wade Games
15.00-16.00       Soliskan
16.00-17.00       Pengujian SKU
17.00-18.00       Permainan
18.00-20.00      Soliskan + Keagamaan
20.00-22.00      Api Unggun + Permainan
22.00-02.00      Tidur
02.00-04.00      Jurit malam
2009 04.00-05.00 Shalat Subuh
05.00-06.00      Olah Raga
06.00-07.30      Istirahat + Makan
07.30-08.30      Cerdas Cermat dan Hasta Karya
08.30-09.30      Persiapan Pulang
09.30-10.00      Kembali kesekolah
9. Tugas dan Tanggung Jawab Panitia Penyelenggaraan
A.Penasehat :

a. Memberi nasehat kepada panitia pelaksana baik diminta maupun tidak diminta
b.  Memberi dukungan dengan dorongan para mabigus untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan    Latgab ….
B. Penanggung Jawab
a. Menjadi penanggung jawab kepada instansi Terkait dan Kwatir cabang kota Cimahi.
b. Memberi dukungan dengan mendorong para mabigus untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Taman Pramuka Taman Kami.
C. Ketua Pelaksana
a. Mengatur dan menggerakan semua sistem yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan.
b. Mengawasi semua sistem agar tidak terjadi penyimpangan dalam kegiatan.
c. Melakukan hubungan dengan instansi atau pihak swasta guna memperlancar jalannya kegiatan.
d. Dalam melaksakan tugasnya dibantu oleh Wakil Ketua.
e. Para waka bertanggung jawab kepada Kwatir Ranting.
D. Sekretaris :
a. Membantu ketua dalam mengatur dan menggerakkan semua sistem yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan khususnya masalah surat menyurat dan kesekretariatan.
b. Dalam melaksanakan tugasnya sekretaris melakukan koordinator dengan bendahara dan bidang – bidang lain dalam kepanitiaan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua pelaksana.
E. Bendahara
a. Membantu Ketua dalam Mengatur dan menggerakkan semua sistem yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan khususnya masalah keuangan dan pembiayaan kegiatan.
b. Dalam melaksanakan tugasnya bendahara melakukan melakukan koordinator dengan bendahara dan bidang – bidang lain dalam kepanitiaan.
c. Berfungsi sebagai dana, berupa usaha untuk mencari sumber dana lainnya agar dapat mendukung jalannya kegiatan.
d. Bertanggung jawab kepada Ketua pelaksana.


Bidang I ; Kegiatan
F. Ketua Bidang Kegiatan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan dan acara. Dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya ketua bidang dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Pelaksana.
G. Giat Penegak, Pandega, Pembina, Mabigus, dan mabisa.
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan Penegak, Pandega, Pembina, Mabigus, & Mabisa dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Sarpen dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
H. Giat Penggalang
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan Penggalang dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Sarpen dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
Bidang II ; Sarana Pendukung
I. Ketua Bidang Sarpen.
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Sarana Pendukung Kegiatan dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya ketua bidang dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
J. Seksi Keamanan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Keamanan Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya Seksi Keamanan dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
K. Seksi Perlengkapan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Perlengkapan Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya Seksi Perlengkapan dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
L. Seksi Kebersihan dan Air
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kebersihan dan pengadaan air. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Kegiatan dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Sarpen.
M. Seksi Konsumsi
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Konsumsi Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Kegiatan dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Sarpen.
N. Seksi Kesehatan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Kesehatan Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Kegiatan dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Sarpen.
PENUTUP
Demikian Proposal kegiatan Camping Pendidikan Dasar ( CPD ) Tahun ………….. kami buat, dengan harapan kegiatan ini akan berjalan dengan baik dan tanpa halangan apapun.
Kamipun mohon maaf apabila ada kesalahan dalam pembuatan proposal ini , dan kami sangat mengharapkan apabila ada masukan dari pihak manapun untuk kegiatan berikutnya kedepan.
Atas Perhatiannya Kami Ucapkan Terimakasih.
Lamongan, ………….
Ketua Pelaksana :                                                                                 Sekertaris :
………………………                                                                                ……………………..
Mengetahui/Menyetujui:
Kepala Sekolah                                                                                      Pembina Gudep
Selaku Mabigus
…………………………                                                                           ……………………….

CANDI BOROBUDUR









Borobudur merupakan salah satu peninggalan sejarah terbaik di dunia dan oleh UNESCO dicatat dalam Daftar Peninggalan Sejarah Dunia (World Wonder Heritages). Konon, candi ini sempat terkubur oleh letusan gunung Merapi (950 M) dan baru ditemukan lagi pada abad 19 oleh Gubernur Jenderal Sir Thomas Raffles (1814). Candi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar. Tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya.
Candi yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini dibangun oleh Raja Syailendra pada Abad VIII Masehi. Kata borobudur berasal dari bara dan budur. Bara/vihara artinya kompleks candi dan budur atau beduhur artinya di atas atau bukit. Jadi, borobudur bisa diartikan sebagai Kompleks Candi yang berada di atas bukit. Tinggi bangunan mencapai 34,5 m. Bangunan candi berbentuk tingkatan. Semakin keatas semakin kecil, mirip bangunan limas. Tingkat 1 sampai 6 berbentuk bujur sangkar dan tingkat 7 sampai 10 berbentuk lingkaran. Pada Candi Borobudur terdapat 1460 relief dan Arca Buddha sebanyak 504 buah dan stupa 72 buah. Jika dilihat dari atas, maka Candi Borobudur nampak seperti bunga teratai.
Candi yang terdiri dari 10 tingkat ini memiliki kisah-kisah Buddha yang dipahatkan pada sepanjang dindingnya. Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Gugusan relief itu akan terbaca secara runtut bila pengunjung berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya, Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar yang merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).
Selain menjadi simbol tertinggi dalam agama Buddha, stupa dari Borobudur adalah replika dari jagad raya. Hal itu menyimbolkan mikro-kosmos, yang terbagi menjadi 3 tingkat. Tingkat pertama adalah dunia manusia di mana keinginan masih dipengaruhi oleh dorongan negatif. Tingkat kedua, dunia di mana manusia telah mampu mengendalikan dorongan negatifnya dan menggunakan dorongan positifnya. Dan tingkat yang paling tinggi, di mana dunia manusia tak lagi didominasi oleh keinginan-keinginan duniawi.
Dengan segala pesona dan misterinya, wajar bila banyak orang dari segala penjuru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, pengunjung juga bisa berkeliling ke desa-desa di sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga pembuat kerajinan. Pengunjung juga bisa pergi ke puncak Watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Jadi, tunggu apa lagi?  
Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.  
Sedangkan jika ditempuh dari arah Yogyakarta, perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dengan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Sampai di lokasi parkir, perjalanan sekitar 15 menit masih harus ditempuh dengan berjalan kaki melewati taman bunga dan tangga.
Sebagai salah satu tujuan wisata tersohor di dunia, kompleks wisata Candi Borobudur menyediakan fasilitas/akomodasi yang cukup lengkap, seperti hotel/rumah penginapan, restoran/rumah makan, toko-toko cenderamata, juga warung telekomunikasi. Di samping itu, keberadaan tenaga guide/pemandu wisata yang mudah dijumpai di sekitar Candi akan membuat perjalanan wisata menjadi semakin komplit, karena pengunjung akan dipandu menggali informasi yang terkait dengan sejarah, budaya dan makna arsitektural dari Candi Borobudur.

TOKEK RAKSASA 64 KG, Ditawar Rp 6,5 M - Exelroze

TOKEK RAKSASA 64 KG, Ditawar Rp 6,5 M - Exelroze




Tokek 64 KG?? ya tokek, para pembaca tidak salah baca. Tokek raksasa itu ditemukan di perbatasan Indonesia-Malaysia Timur. Tepatnya di Serudong. .

Kawasan hutan yang berada di perbatasan antara Siemanggaris, Nunukan dan Serudong, Malaysia ternyata masih menyimpan berbagai potensi flora dan fauna yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Baru-baru ini di perbatasan kawasan tersebut, ditemukan seekor tokek yang diklaim memiliki berat hingga 64 kilogram. Tokek tersebut ditemukan salah seorang remaja, warga negara Malaysia yang tinggal di Kalabakan, tak jauh dari perbatasan Indonesia.

Arbin, warga Tawau, Malaysia, yang sempat mengabadikan gambar tokek itu menceritakan, awalnya si remaja pemilik tokek itu berjalan-jalan di kawasan hutan. Ia memang memiliki niat untuk mencari tokek. “Karena di Malaysia ini sedang gempar-gemparnya orang mencari tokek. Nah si remaja ini juga ikut mencari tokek ke hutan,” kata Arbin Saat sedang berburu tokek itulah, secara tidak sengaja si remaja ini menemukan tokek berukuran raksasa.

“Awalnya dia kaget juga karena besarnya seperti buaya. Setelah dilihat ternyata tokek dan dia sudah tidak bisa bergerak karena besar sekali. Tokek itu dipikul lalu dibawa pulang,” ujarnya. Tokek itu kini masih tersimpan di rumah si penemunya, di Kalabakan. Setiap harinya, hewan tersebut harus diberi makan daging terutama hati ayam untuk dapat terus bertahan hidup.Sebenarnya sudah banyak calon pembeli yang datang melihat langsung temuan tersebut. Namun hingga kini belum ada kesepakatan harga antara si penjual dan pembeli.

“Itu sudah pernah ditawar 2.300 juta ringgit Malaysia (setara Rp 6,4 miliar) tapi dia tidak mau lepas. Katanya mau cari orang yang boleh beli lebih tinggi lagi,” katanya. Di Malaysia khususnya di Tawau, para remaja banyak yang menyisihkan waktunya untuk mencari tokek. Kawasan Bumi Perkemahan Pandu di Kem Tiku termasuk salah satu tempat yang menjadi tempat buruan mereka.

“Pernah waktu ada perkemahan, anak-anak di sana menangkap sembilan ekor tokek. Tapi masih kecil-kecil semuanya,” kata Arbin. Tokek memang memiliki sejumlah manfaat. Misalnya saja dari kulitnya bisa dibuat berbagai perlengkapan pria dan wanita seperti tas, dompet dan sebagainya. Sementara ada juga manfaat tokek yang mampu mengobati penyakit asma.

Konon kabarnya di Cina dan Thailand sedang dikembangkan suatu obat HIV/AIDS yang terbuat dari hewan tokek ini. Bagian dari tokek yang dapat dmanfaatkan untuk obat adalah bagian lidahnya.

TENTANG TOKEK
* Tokek adalah sejenis reptil kecil untuk penyebutan lain dari cicak yang berukuran besar. Tokek merupakan cecak besar, berkepala besar, berkulit kasar dengan bentuk bintil besar-besar.
* Pada umumnya berwarna dasar abu-abu kebiruan atau abu-abu kehijauan dan ada yang agak kecoklat-coklatan dengan bintik-bintik berwarna merah bata atau bintik-bintik kekuning-kuningan.
* Bentuk pangkal ekor ada yang membulat dan ada yang berbentuk persegi, kebagian ujung akan bulat memanjang.
* Bagian ekor berwarna belang-belang dengan beberapa baris bintil-bintil berwarna sesuai warna bagian tubuh lainnya.
* Tokek juga ada yang berwarna putih susu atau kuning polos (albino), bahkan ada yang berwarna dasar hitam polos atau belang hitam putih.

TOKEK RAKSASA 64 KG, Ditawar Rp 6,5 M - Exelroze

TOKEK RAKSASA 64 KG, Ditawar Rp 6,5 M - Exelroze

Minggu, 03 Juli 2011

JATUH CINTA PADAMU

Mempesonanya kamu
Menyungging senyummu
Menghiasi raut wajahmu
Mendiamkan detak jantungku
Mataku jadi pencuri senyummu
Yang menghantam jantungku
Bingung tak menentu
Dengan kehadiranmu
Mungkinkah menerimaku
Kutakut kehilanganmu
Bila kau tahu perasaanku
Yang jatuh cinta padamu

Sabtu, 11 Juni 2011

tsunami



Tsunami (bahasa Jepang: 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumiyang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam,gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.
Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.
Sejarawan Yunani bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah laut. Namun hingga abad ke-20, pengetahuan mengenai penyebab tsunami masih sangat minim. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab tsunami.
Teks-teks geologigeografi, dan oseanografi di masa lalu menyebut tsunami sebagai "gelombang laut seismik".
Beberapa kondisi meteorologis, seperti badai tropis, dapat menyebabkan gelombang badai yang disebut sebagai meteor tsunami yang ketinggiannya beberapa meter diatas gelombang laut normal. Ketika badai ini mencapai daratan, bentuknya bisa menyerupai tsunami, meski sebenarnya bukan tsunami. Gelombangnya bisa menggenangi daratan. Gelombang badai ini pernah menggenangi Burma (Myanmar) pada Mei 2008.
Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia.

Selasa, 07 Juni 2011

ASAL - USUL kota Lamongan

 ASAL - USUL kota Lamongan



DENGAN RACHMAD ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA. RAKYAT DAN PEMERINTAH DERAH TINGKAT II LAMONGAN TELAH BERHASIL MENEMUKAN HARI JADI LAMONGAN, YAITU PADA HARI KAMIS PAHING TANGGAL 10 DZULHIJAH TAHUN 976 HIJRIYAH, ATAU HARI KAMIS PAHING TANGGAL 26 MEI 1569 MASEHI. BAHWA SESUNGGUHNYA HARI JADI ATAU HARI KELAHIRAN LAMONGAN TERSEBUT DIAMBIL DAN DITETAPKAN DARI HARI DAN TANGGAL DIWISUDANYA ADIPATI LAMONGAN YANG PERTAMA, YAITU TUMENGGUNG SURAJAYA. Waktu mudanya bernama Hadi, karena mendapatkan pangkat rangga, maka ia lalu disebut Ranggahadi. Ranggahadi kemudian juga bernama mBah Lamong, yaitu sebutan yang diberikan oleh rakyat daerah ini. Karena Ranggahadi pandai Ngemong Rakyat, pandai membina daerah dan mahir menyebarkan ajaran agama Islam serta dicintai oleh seluruh rakyatnya, dari asal kata mbah Lamong inilah kawasan ini lalu disebut Lamongan. Adapun yang mewisuda Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama, tidak lain adalah Kanjeng Sunan Giri IV yang bergelar Sunan Prapen. Wisuda tersebut bertepatan dengan hari pasamuan agung yang diselenggarakan di Puri Kasunanan Giri di Gresik, yang dihadiri oleh para pembesar yang sudah masuk agama Islam dan para Sentana Agung Kasunanan Giri. Pelaksanaan Pasamuan Agung tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Besar Islam yaitu Idhul Adha tanggal 10 Dzulhijjah. Berbeda dengan daerah-daerah Kabupaten lain khususnya di Jawa Timur yang kebanyakan mengambil sumber dari sesuatu prasasti, atau dari suatu Candi dan dari peninggalan sejarah yang lain, tetapi hari lahir lamongan mengambil sumber dari buku wasiat. Silsilah Kanjeng Sunan Giri yang ditulis tangan dalam huruf Jawa Kuno/Lama yang disimpan oleh Juru Kunci Makam Giri di Gresik. Almarhum Bapak Muhammad Baddawi di dalam buku tersebut ditulis, bahwa diwisudanya Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan dilakukan dalam pasamuan agung di Tahun 976 H. Yang ditulis dalam buku wasiat tersebut memang hanya tahunnya saja, sedangkan tanggal, hari dan bulannya tidak dituliskan. Oleh karena itu, maka Panitia Khusus Penggali Hari Jadi Lamongan mencari pembuktian sebagai dasar yang kuat guna mencari dan menetapkan tanggal, hari dan bulannya. Setelah Panitia menelusuri buku sejarah, terutama yang bersangkutan dengan Kasunanan Giri, serta Sejarah para wali dan adat istiadat di waktu itu, akhirnya Panitia menemukan bukti, bahwa adat atau tradisi kuno yang berlaku di zaman Kasunanan Giri dan Kerajaan Islam di Jawa waktu itu, selalu melaksanakan pasamuan agung yang utama dengan memanggil menghadap para Adipati, Tumenggung serta para pembesar lainnya yang sudah memeluk agama Islam. Pasamuan Agung tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Hari Peringatan Islam tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut Garebeg Besar atau Idhul Adha. Berdasarkan adat yang berlaku pada saat itu, maka Panitia menetapkan wisuda Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama dilakukan dalam pasamuan agung Garebeg Besar pada tanggal 10 Dzulhijjah Tahun 976 Hijriyah. Selanjutnya Panitia menelusuri jalannya tarikh hijriyah dipadukan dengan jalannya tarikh masehi, dengan berpedoman tanggal 1 Muharam Tahun 1 Hijriyah jatuh pada tanggal 16 Juni 622 Masehi, akhirnya Panitia Menemukan bahwa tanggal 10 Dzulhijjah 976 H., itu jatuh pada Hari Kamis Pahing tanggal 26 Mei 1569 M. Dengan demikian jelas bahwa perkembangan daerah Lamongan sampai akhirnya menjadi wilayah Kabupaten Lamongan, sepenuhnya berlangsung di jaman keislaman dengan Kasultanan Pajang sebagai pusat pemerintahan. Tetapi yang bertindak meningkatkan Kranggan Lamongan menjadi Kabupaten Lamongan serta yang mengangkat/mewisuda Surajaya menjadi Adipati Lamongan yang pertama bukanlah Sultan Pajang, melainkan Kanjeng Sunan Giri IV. Hal itu disebabkan Kanjeng Sunan Giri prihatin terhadap Kasultanan Pajang yang selalu resah dan situasi pemerintahan yang kurang mantap. Disamping itu Kanjeng Sunan Giri juga merasa prihatin dengan adanya ancaman dan ulah para pedagang asing dari Eropa yaitu orang Portugis yang ingin menguasai Nusantara khususnya Pulau Jawa. Siapakah sebenarnya Tumenggung Surajaya itu ? didepan sudah diungkapkan nama kecil Tumenggung Surajaya adalah Hadi yang berasal dari dusun Cancing yang sekarang termasuk wilayah Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Sejak masih muda Hadi sudah nyuwito di Kasunanan Giri dan menjadi seorang santri yang dikasihi oleh Kanjeng Sunan Giri karena sifatnya yang baik, pemuda yang trampil, cakap dan cepat menguasai ajaran agama Islam serta seluk beluk pemerintahan. Disebabkan pertimbangan itu akhirnya Sunan Giri menunjuk Hadi untuk melaksanakan perintah menyebarkan Agama Islam dan sekaligus mengatur pemerintahan dan kehidupan Rakyat di Kawasan yang terletak di sebelah barat Kasunanan Giri yang bernama Kenduruan. Untuk melaksanakan tugas berat tersebut Sunan Giri memberikan Pangkat Rangga kepada Hadi. Ringkasnya sejarah, Rangga Hadi dengan segenap pengikutnya dengan naik perahu melalui Kali Lamong, akhirnya dapat menemukan tempat yang bernama Kenduruan itu. Adapu kawasan yang disebut Kenduruan tersebut sampai sekarang masih ada dan tetap bernama Kenduruan, berstatus Kampung di Kelurahan Sidokumpul wilayah Kecamatan Lamongan. Di daerah baru tersebut ternyata semua usaha dan rencana Rangga Hadi dapat berjalan dengan mudah dan lancar, terutama di dalam usaha menyebarkan Agama Islam,mengatur pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Pesantren untuk menyebar Agama Islam peninggalan Rangga Hadi sampai sekarang masih ada.